~Aku wanita~

Standard

~Aku wanita
Aku kaum hawa
yang memang rapuh hatinya
Aku wanita
Aku punya cinta
selayaknya manusia~

Berbahagialah kerna dirimu seorang wanita….Wanita yang dianugerahi Allah dengan segala sifat kelembutan yang ada padanya…Wanita yang Allah titipkan belas dan kasih di jiwanya selayak makamnya sebagai pewaris para ummahat…kelembutan yang disulami ketegasan pegangan diri….ditambah keluhuran akal dan budi…

Menelusuri rentetan sejarah…menyingkap di balik kisah…kisah indah para ummahat dambaan menjadi tatapan mukminah akhiru zaman…Membawa kisah suka dan duka mereka di dalam melayari badai kehidupan sebelum bergelar perawan syurga…

Akukah wanita itu?

Sosok tubuh yang dilihat lemah, tidak ampuh…lembik…Garis-garis di wajah menunjukkan senjanya waktu tetapi semangat yang tersimpan di dalam sanubari menular ke setiap urat nadi…Hati tetap teguh seteguh karang di lautan, takkan berganjak meskipun dihempas ombak menggila…Kekasih hati…menjadi pakaian melengkap diri…menjadi teman akrab disisi….namun pergi menghadap Illahi oleh tangan berdarah musyrik laknatullah…Zuriat penyeri, permata anugerah terindah disiksa tanpa belas tanpa simpati…

Rasukan manakah yang menerobos fikiranmu Sumayyah…Berhati batukah engkau, tega melihat suami dan anakmu disiksa di depan mata kepalamu sendiri…Keimanan apakah yang tercalit dijiwamu wahai ummu ammar…belum pun kau mengenal perihal syariat tetapi pandangan mata hatimu telah menjangkaui ke alam akhirat….Syahidmu dicemburui pemburu-pemburu syahid tegar… Kesabaranmu tetap berbayar…Benarlah, sabar itu buahnya syurga…kau akan bersama dengan permata hati belahan jiwamu di pertemuan hakiki…syurga nan abadi…

Akukah wanita itu?

Di dalam singgahsana tercipta¬† indah…bertakhta dikau permaisuri di hatinya… seorang penguasa yang rakus dan gila…Di dalam kemewahan bercalit noda…tetap dirimu tegar menyanjung kemurnian akidahmu…meskipun dihasut dan digertak tetapi tetap kau tidakkan pernah berganjak…Sejarah pasti menjadi saksi…akan sorotan kisahmu permaisuri berhati suci di sisi raja yang zalimnya tercela… Asiah mengungkapkan madah, madah yang tidak berhelah…

“Oh Tuhan binakan istana untukku
Walaupun di dunia ku diseksa
Namun tak terbayar nikmat di syurga”

Akukah wanita itu?

Membenci cinta bangsat dan laknat…memugar hati dengan cinta bermatlamat….cinta utuh yang tidak akan runtuh…

“Tidakkan ada cinta lain di hatiku…Aku tenggelam di dalam keasyikan lamunan cintaNya di hatiku…menyulam rasa menyulam rindu…hari-hari dan waktu-waktu….”

Mengapa kau sisihkan kebahagiaanmu? Mengapa kau melawan arus fitrahmu?…

Tidaaaaak!…..Tidak mungkin kau memahamiku….jangan rampas cinta ini dariku…Aku akan hancur sehancurnya tanpa cintaNya….

Biarkan aku…Biarkan aku dalam asyik cintaku pada diriNya…Aku tidak memerlukan dirimu wahai pria…kerana terbitnya sekelumit cintaku padamu akan berkuranglah cintaku padaNya…Aku tidak mungkin menduakan diriNya…

Biarkan aku dengan cintaku

Mungkin aku bukanlah sekental i’tikad sumayyah, setabah dan seampuh diri asiah dan bukanlah sehebat cinta Rabiatul Adawiyyah…namun aku adalah wanita…aku adalah muslimah…yang mencari-cari identitinya di tengah-tengah kerumunan masyarakat…yang kadang-kadang memandang sepi akan kehadirannya namun…tetap aku akan bangkit..bangkit menyelamatkan wanita-wanita yang memerlukan kita untuk memimpin tangan-tangannya….

AYUH, BERSAMAKU!

p/s: Di sini saya bawakan tiga kisah wanita syurga sebgai motivasi kita para mukminah…sem0ga menjadi panduan dan teladan buat kita yang sering tercari-cari model yang boleh dijadikan ikutan (qudwah hasanah)…Sumayyah, Asiah dan Rabiatul Adawiyyah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s