PATAH HATI (T_T)

Standard

“KAU TIDAK SEPERTI DULU
YANG KU KENALI DULU
RUPA HILANG SERI
MANAKAH MANISNYA

KAU TIDAK SEPERTI DULU
YANG KU KENALI DULU
MADAH TAK BERLAGU
MANAKAH GIRANGNYA

PATAH HATI
JANGAN TERDAMPAR SEPI
JANGAN TERSUNGKUR MATI
PATAH HATI
JANGAN LEBURKAN MIMPI
JANGAN MEMAKAN DIRI

BUKANKAH TUHAN CIPTAKAN MALAM
UNTUK BERADU MENANTI SIANG
BUKANKAH TUHAN TITISKAN HUJAN
MENANTI LIMPAH KEMARAU PANJANG”

(adaptasi dari lagu Patah hati, Saujana)

Tatkala terdengar lagu ini dari corong radio IKIM benar2 buat aku tersentak…seolah2 memberi aku ruang utk menilai diri…mencari dan mengumpul segenap kekuatan utk bangkit…perasaan hampa dan kecewa hanya menyesakkan jiwa…melunturkan segala niat dan azam yg jitu…Menyebabkan diri lemah dan terdampar lesu…Seolah-olah diri telah berubah sehingga 360 darjah…terkadang kita cuba mencari jln penyelesaian segera iaitu dgn mengenepikan segalanya…menjauhkan diri dan ingin lari sejauh-jauhnya…Terkadang mengharapkan akan ada dunia baru yg tercipta utk diri sendiri…atau terbang bebas sebebas-bebasnya…

“Jangan kau harapkan menggapai bintang tatkala kau hanya mampu memandangnya…Jangan kau harapkan memperolah emas dan permata tatkala dirimu hanya mampu mengharapkannya semata2…jangan terlampau menyanjungi kbaekan  mnusia krn kelak kau akan trhiris apabila mengetahui sebaliknya…”

Patah hati…mampu menukarkan senyum kpd muram…gembira kpd hampa…bahagia kepada sepi…

Menilai kembali prjuangan kekasih Allah…msih trsenyum biar dicerca dihina…dibaling batu dan najis…Baginda patah hati? TIDAK..Baginda tdk prnah mengatakan

“Kenapa aku diperlakukan begini, apa salahku..kenapa?kenapa? tatapi baginda memikirkan bagaimana..bagaimana aku dapat menyampaikan risalah ini dgn baek? Agar akn ad umtku di kemudian hari yg dpt brpegang kepadanya ketika aku sdh tiada di sisi mereka…Jika baginda lemah, patah hati dan berduka cita sdh tentu risalah ini tdk akn smpi sehingga ke saat ini…

“Bukankah Tuhan ciptakan malam utk beradu menanti siang…
Bukankah Tuhan titiskan hujan menti limpah kemarau panjang…”

Allah mendatangkan sesuatu ujian kerana Dia ingin memberikan yg terbaek di penghujungnya atau Dia ingin mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian sterusnya yg lebih besar…melatih diri mnjadi lbey tabah dan cekal…Seharusnya lebih tabah dan cekal dalam mengalami mehnah dan tribulasi…

Terkadang tatkala melihat teman seperjuangan hanyut dan jauh dr lapangan perjuangan…Terasa spt mengharapkannya kembali pd titik grisan yg sama…Mengharapkan diri mampu menggamitnya kembali tetapi tatkala diri sendiri yg trkapai, terasa seperti berpaut pada dahan yg rapuh…Amat mengharapkan ad sahabat2 yg akn menghembuskan bisikan semangat, menyuntik kata-kata azimat yg mampu menukarkan duka menjadi suka, air mata kepada senyuman bahagia…

Sepertimana dunia yg sentiasa berputar, begitu juga manusia bersama hati rapuhnya..Terkadang berasa begitu hebat gelojak semangatnya dan  juga seringkali tersungkur tatkala diuji…Semoga hati ini tidak dibolak-balikkan dan supaya ia tetap berada di bwh pengawasanNya yg Maha Memelihara~

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s