Bila kita terlalu meminta~

Standard

“Mak, bagi Ameen baju skolah, beg skolah mak”

“Abang, bley bg duit belanja rmh bang”

“Bos, bley sy mntak elaun tmbhn bulan ni”

Lumrah mnusia sring meminta-minta…ada yg brkias2..ad yg brtrus trng..Ada yg prihatin memberi tp ad yg krg sng mncemuh…Perkara yg dminta trkdng hmpir kpd kmahuan hjt brbnding dgn prkara yg kite brusaha…

Manusia perlukn brbulan-bulan ntuk mndptkn wang simpanan puluh2 ribu ttp mnusia bley mndptknnya dlm skelip mata ble meminta pd yg sudi mnyumbang…

Kita akn trus-trusan mengagung2kn si pemurah ini…Klu disuruh gilap ksut kita snggup..klu disruh bntng karpet kita mau…smua krn trhutangnye budi pd si pemurah ini…

Tapi lupakah kita empunya kpd si pemurah ini lebey pemurah sifatnya…tiada keterbatasan ruang dn waktu…Trkdg mmberi tnpa kita smpt meminta…Jika kita meminta dilimpah ruahkn lg gnjrnnya…Tak prnh mrungut jika kita sering meminta…brulang-ulang dr semasa ke semasa…

“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu”.

(Qs Al Mu’minun 40:60).

Perantara kita adlh doa…Di dalam doa kita meminta-minta…

“Ya Allah lenyapkanlah dugaan ini dari ku…”

“Jadikanlah hari esokku lebih terang dari suramnya hari semalam”

Malahan kita menangis…

“Ya Allah… Aku tahu silap dan kealpaanku…Aku takut mengingati dosa semalamku….”

“Tuntuni aku dlm hidayahMu…Redhai hidupku…Aku tiada nilainya tanpaMu”

Tapi AWAS!

Bila mana kita trlalu bnyk meminta drp memberi…Bibir kn menjadi sukr ntuk mlafzkn syukur…Mskipn prmintaan kita berbakul2 kpdNya…tp tiada apa kita prsembahkn kpdNya…

Bnyaknya prmintaan ku Kau kabulkan…Kenapa Kau brterusn memberi…Aku tidak sanggup menerima lagi…

Aku malu, Aku malu…kenapa Kau memberi tatkala bibirku xprnh melafzkn syukur…kenapa Kau memberi bila mana aku ingkar kpdMu…Aku tdk prnh mmberikn sumbngn apa pun di dlm agamaMu waima sbutir zarah…tp Kau masih memberi…

dan Ingatlah

Dan apabila manusia disentuh oleh sesuatu bahaya, ia segera berdoa kepada Tuhannya dengan keadaan rujuk kembali bertaubat kepadaNya kemudian apabila Allah memberikannya sesuatu nikmat (sebagai kurnia) daripadaNya, lupalah ia akan segala bahaya yang menyebabkannya merayu kepada Allah sebelum itu, dan ia pula menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah, untuk menyesatkan dirinya (dan orang lain) dari jalan Allah. Katakanlah (kepadanya): “Bersenang-senanglah engkau dengan kekufuranmu itu bagi sementara, sesungguhnya engkau dari penduduk neraka.


Jauhkan kami dari golongan ini…Engkau bkn di hati kami hnya tatkala kami dirundum sepi mahupun dirobek musibah..Tapi Kau hadir saban waktu…Jangan jadikan kami hmbaMu yg dusta, jangan jadikan kami hambaMu yg lupa…Tuntuni kami…Jangan palingkan kami dari rahmatMu…

Kami akui kami selalu meminta tetapi Engkau tidak prnh jemu mendengarnya..Engkau titipkan kalam indah ke dlm ummul Kitab bgi mnjadi halwa pengubat hati yg resah~

-THANKS YA ALLAH(”,)

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s